Stop Judi Online, 8 Franchise Game yang Wajib Comeback di Tahun 2026 Ini

Stop Judi Online, 8 Franchise Game yang Wajib Comeback di Tahun 2026 Ini

Stop judi online, mending tunggu comeback Dino Crisis dan Titanfall. Tahun 2026 diprediksi menjadi era kebangkitan besar bagi industri video game. Banyak franchise klasik yang

lama menghilang kini kembali hadir, baik dalam bentuk reboot, remake, sekuel, maupun ekspansi besar. Fenomena ini bukan kebetulan — industri game sedang berada dalam fase

nostalgia sekaligus evolusi teknologi, di mana developer berusaha memadukan kenangan lama dengan standar modern. Berikut delapan franchise game yang benar-benar layak comeback dan siap mencuri perhatian gamer tahun 2026.

1. Tomb Raider – Reboot Mitologi Legendaris

Seri Tomb Raider akan kembali lewat Tomb Raider: Legacy of Atlantis, reboot yang dijadwalkan rilis global Q3 2026 untuk PS5, Xbox Series, dan PC.
Game ini mengisahkan Lara Croft muda dalam ekspedisi pertama mencari kota Atlantis, dengan pendekatan desain level yang kembali fokus pada eksplorasi vertikal dan puzzle kompleks ala game klasik.

Comeback ini penting karena seri modern sebelumnya lebih menonjolkan aksi survival. Reboot ini mencoba mengembalikan identitas petualangan klasik yang dulu membuat franchise ini legendaris.

2. Fable – RPG Legendaris Bangkit Lagi

Setelah lebih dari satu dekade tanpa seri baru sejak 2012, Fable akhirnya kembali lewat reboot yang direncanakan rilis Q3/Q4 2026.
Game ini tetap berlatar dunia fantasi Albion, tetapi akan menghadirkan gameplay dan visual modern agar relevan bagi generasi baru pemain.

Fable dikenal karena humor unik, moral choice system, dan dunia RPG terbuka. Jika reboot ini sukses, bisa jadi salah satu revival paling berpengaruh di generasi konsol saat ini.

3. Resident Evil – Babak Baru Horor Ikonik

Capcom melanjutkan dominasi survival horror dengan Resident Evil Requiem, dirilis 27 Februari 2026.
Game ini kembali ke Raccoon City yang hancur dan menghadirkan dua karakter playable, termasuk Leon.

Dengan lebih dari satu juta wishlist sebelum rilis, hype terhadap seri ini membuktikan bahwa franchise horor klasik masih memiliki daya tarik luar biasa bagi gamer modern.

4. Phantom Blade – Franchise Cult Classic Jadi AAA

Seri Phantom Blade yang awalnya dikenal sebagai Rainblood kini kembali lewat

Phantom Blade Zero, dijadwalkan rilis 9 September 2026.
Franchise ini awalnya populer di mobile dan niche komunitas action RPG, namun versi

baru ini dikembangkan sebagai game skala besar untuk PS5 dan PC.

Transformasi dari franchise mobile menjadi proyek AAA menjadikannya salah satu comeback paling menarik tahun ini.

5. Life Is Strange – Reunion Emosional Duo Ikonik

Life Is Strange: Reunion akan rilis 26 Maret 2026 dan menghadirkan kembali duo favorit Max dan Chloe sebagai karakter playable.
Game ini melanjutkan cerita setelah Double Exposure dan menampilkan kemampuan rewind waktu serta skill dialog “backtalk”.

Kembalinya karakter klasik membuat seri ini terasa seperti reunion emosional yang lama ditunggu fans.

6. Legacy of Kain – Bangkit Setelah 20+ Tahun

Setelah lebih dari dua dekade, seri Legacy of Kain akhirnya comeback lewat game baru Ascendance yang rilis 31 Maret 2026.
Game ini menghadirkan gaya retro 2D dengan cutscene anime dan kembalinya pengisi suara asli karakter klasik.

Comeback ini membuktikan bahwa bahkan franchise lama yang dianggap “mati” bisa bangkit kembali jika nostalgia

dan konsep modern digabungkan dengan tepat.

7. Castlevania – Kebangkitan Vampir Legendaris

Konami mengumumkan Castlevania: Belmont’s Curse untuk rilis 2026, merayakan ulang tahun ke-40 franchise ini.
Game ini mengambil latar Paris tahun 1499 dan menampilkan petualangan Belmont muda melawan kekuatan supernatural.

Lebih menarik lagi, Konami memberi sinyal bahwa proyek ini bisa menjadi awal kebangkitan konten baru Castlevania ke depan.

8. Onimusha – Samurai Dark Fantasy Kembali

Setelah terakhir aktif di era PS2, seri Onimusha akhirnya mendapat game baru Way of the Sword yang direncanakan rilis 2026.
Franchise ini sempat vakum hampir dua dekade, hanya mendapat remaster kecil tanpa sekuel utama.

Dengan tone lebih gelap dan combat lebih intens, comeback ini berpotensi menghidupkan kembali genre action samurai klasik.

Tahun 2026 bukan sekadar tahun rilis game baru — ini adalah tahun kebangkitan legenda. Dari RPG klasik seperti Fable, petualangan ikonik Tomb Raider, hingga

horor legendaris Resident Evil dan Castlevania, tren comeback menunjukkan satu hal penting: nostalgia adalah kekuatan besar di industri game modern.

Developer kini sadar bahwa pemain tidak hanya ingin grafis realistis dan teknologi canggih, tetapi juga ingin kembali merasakan sensasi bermain franchise favorit masa lalu.

Dengan dukungan engine generasi baru, teknologi AI, dan storytelling sinematik, comeback franchise ini berpotensi menghadirkan pengalaman yang bukan sekadar nostalgia, melainkan evolusi.

Jika tren ini berlanjut, masa depan industri game mungkin akan dipenuhi kebangkitan franchise klasik lainnya

dan itu kabar baik bagi gamer lama maupun generasi baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *